Mengenal Perbedaan Sistem Kredit Syariah dan Konvensional : Risiko

Discussion in 'Other Android Devices' started by ayashas, Jul 31, 2018.

Tags:
Remove Advertisements
  1. ayashas

    ayashas Member

    Posts:
    13
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    Ada dua sistem perbankan yang sangat diminati oleh masyarakat Indonesia saat ini yakni sistem konvensional dan Syariah. Sistem konvensional lebih dulu hadir karena menggunakan sistem yang sama seperti halnya bank di negara-negara lainnya. Sementara itu, pada sistem syariah, sistem ini cenderung baru dan hadir untuk mengakomodir kebutuhan umat muslim dalam mengakses perbankan.

    Dengan perbedaan sistem yang ada tentu hadir pula perbedaan dalam hal sistem kredit yang diterapkan kedua jenis bank tersebut. Dimanakah letak perbedaan tersebut? Mari mengulas salah satu perbedaan sistem kredit konvensional dan Sistem kredit syariah yakni soal risiko yang dibebankan nasabah dari keduanya. https://www.syariahbukopin.co.id/id/produk-dan-jasa/pendanaan/tabungan-ib-multiguna

    Setiap pinjaman tentu memiliki risiko baik pada sisi debitur maupun kreditur. Besaran risiko didasarkan pada prinsip 5C yang digunakan bank dalam menyeleksi pengajuan kredit. Namun, ada perbedaan risiko antara bank konvensional dan bank syariah.

    Pada bank konvensional, ketika debitur mengajukan pinjaman maka risiko pinjaman tersebut akan sepenuhnya ditanggung oleh debitur seperti saat debitur tersebut gagal bayar atau kreditnya macet maka sang debitur harus rela menyerahkan agunan yang telah diajukannya. Sementara itu, pada sistem kredit syariah, ketika calon debitur mengajukan kredit di bank syariah, maka debitur tersebut akan membagi risikonya dengan pihak bank. Sistem yang secara kekeluargaan ini menjadi daya tarik sehingga banyak orang berminat untuk meminjam uang di bank syariah.
     
Remove Advertisements